Facebook Twitter Google RSS
Tampilkan postingan dengan label Gereja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gereja. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Agustus 2012

Dewan Pastoral dan Dewan Keuangan Baru di Immaculata

Kevin Samara     22.56  No comments

Pengorbanan dalam karya pelayanan merupakan hal yang penting. Seperti Kristus yang berkorban sampai mati di kayu salib demi umatNya.

“Berkorban untuk gereja apa imbalannya dan berapa rupiah yang diberi oleh gereja ? Tidak ada uang duduk bagi seorang anggota DPP/DKP. Yang ada hanya pelayanan dengan semangat pengorbanan Kristus,” ujar Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua, P. Yustus Asa, SVD saat melantik Dewan Pastoral dan Dewan Keuangan (Majelis Gereja Katolik)  Paroki Katedral Santa Maria Immaculata Atambua, Dekenat Belu Utara, Keuskupan Atambua Periode 2012-2015 pada Minggu, 1 Juli 2012.

Selanjut, mantan Provincial SVD Timor ini mengungkapkan refleksinya. Mengemban tugas ini berarti berbuat amal kasih bagi sesama. Keberhasilan dalam melaksanakan tugas ini terletak pada saling membantu dalam kekurangan dan berbagi dalam tugas.

Menurut Vikjen, memang tidak mudah menjadi pemimpin zaman sekarang apalagi sebagai pemimpin umat, karena yang dituntut bukanlah upah tetapi pelayanan dan pengorbanan bagi umat Allah.

“Tugas ini tidak mudah, asal mengandalkan kekuatan dari Allah, semua pasti bisa,” pesan Pastor Yustus.

Sementara itu Pastor Paroki Romo Agustinus Berek, Pr dalam sambutannya mengatakan para anggota DPP/DKP merupakan orang terpilih dari ribuan umat Paroki Ktedral untuk menjalankan fungsi keimaman, kenabian dan raja.
Sembari mengutip kotbah Vikjen, Rm. Agus mengingatkan para anggota yang baru dilantik agar sungguh menyadari diri sebagai pelayan yang harus bekerja demi kemuliaan nama Tuhan dan keutamaan iman umat Paroki Katedral.
“Tugas berat yang sudah menanti dan harus diselesaikan anggota DPP/DKP periode ini yakni memekarkan Paroki Katedral,” ujar Romo Agus Berek, Pr.

Ketua I DPP yang baru dilantik Wenceslaus Fahik Moruk pada kesempatan itu mengungkapkan bahwa Paroki Katedral merupakan parokinya Uskup Atambua, sehingga semua umat harus berusaha memberikan yang terbaik demi kemajuan paroki karena Paroki Katedral adalah prototipe bagi paroki-paroki lain dalam Keuskupan Atambua.

Wens berharap agar terjalin kerjasama di antara semua anggota DPP/DKP dalam membangun iman umat Katolik di Paroki Katedral.

Pada Jumat (29/6) sebelum pelantikan, para anggota DPP dan DKP diberi pembekalan tentang fungsi dan tugas DPP dan DKP oleh Deken Belu Utara serta pedoman umum karya pastoral Paroki Katedral oleh Rm.Emanuel Siki, Pr. Sementara sehari sebelum pelantikan (30/6), para MGK diberi siraman rohani melalui rekoleksi oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Atambua (KA), Pater Yustus Asa, SVD.

Susunan Keanggotaan DPP/DKP Katedral Atambua :
Ketua Umum        : Pastor Paroki Katedral Atambua
Waket Umum        : Pastor Pembantu (Rm. Stefanus Bria, Pr)
Ketua I (Koord. BPI)        : Wenceslaus Fahik Moruk
Ketua II (Koord. BPU)    : Tisera Antonius
Ketua III (Koord. BAK)    : Alex Karel Lapia

Sekretaris Umum        : Dominggus Nahak
Sekretaris I        : Yohanes Naikofi
Sekretaris II        : Balthasar Eustachius Mali Tae
Sekretaris III        : Blasius Bria

Bendahara        : Pastor Pembantu (Rm.Mikhael Maumabe, Pr)
Bidang Pembinaan Iman :
a. Seksi Kitab Suci
Antonia Desiderata Kedati
Blasius Gero
Emilia Ili Mau
b. Seksi Liturgi
Sr. Ludiana, SSpS
Petrus Kanisius Teti
Agustina Asa
c. Seksi Katekese
Fransiska Romana
Sr. Vero, F.AdM
Imelda Faentaono
d. Seksi KKI
Serafina Leon
Sr. Klarentin, FSGM
e. Seksi Karya Misioner
Blasius Bau
Sr. Genoveva Mau, OSU
f. Seksi Panggilan:
Martinus Asa
Theodorus Kiik
Bidang Pendidikan Umat:
a. Seksi Pendidikan
Vincensius B. Loe
Yohanes Kali
Josefina Lopez
b. Seksi Komsos
Heribertus Lete
Simprosius Leki Dasi
c. Seksi Kerawam
Yohanes M.V. Bria
Daud Djawa
d. Seksi KP-PMP
Andreas Parera
e. Seksi Kepemudaan
Pius Seran
David Talok
Bidang Aksi Kemasyarakatan
a. Seksi Sosek
Ananias Letto
Blasius Wora
b. Seksi Keluarga
Pasutri Fransisco Salsinha-Christina Partilah
c. Seksi HAK:
Johanes Tefa.
Stefanus Bere.

Dewan Keuangan Paroki :
Ketua        : Pastor Paroki
Ketua I        : Willybrodus Lay
Ketua II        : Mikhael Tanjung
Ketua III        : Trensus Kapu
Sekretaris        : Yohanes Naikofi
Bendahara    : Pastor Pembantu (Rm. Emanuel Siki, Pr)
Anggota     :
1. M. K. Eda Fahik.
2. Herman Lombo.
3. Theresia Saik.
4. Daniel Bau.

Sumber, 24hoursworship.com

Sabtu, 25 Agustus 2012

Gereja Baru Paroki Stella Maris Atapupu Atambua Diberkati

Kevin Samara     03.14  No comments
Ratusan umat paroki  Stela Maris Atapupu, memadati  halaman pelataran gereja. Kehadiran umat paroki yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste ini untuk menyaksikan secara langsung pentahbisan serta pemberkatan gereja baru Paroki Stella Maris Atapupu  yang dipimpin langsung oleh Uskup Atambua Mgr. Dominikus Saku Pr.

Selain umat, hadir pula puluhan imam, suster, bruder, frater diakon yang jumlahnya mencapai ratusan berbaur bersama umat mengikuti misa pentahbisan serta dies natalis ke -129 paroki Atapupu yang diawali dengan perarakan patung Bunda Maria bintang samudera (Stella Maris) diiringi taria-tarian daerah Belu yakni Likurai.
“Selama 7 tahun gereja ini dibangun. Bukan bangunan gereja yang penting tetapi hati kita harus tetap terarah kepada Tuhan. Hati kita adalah gereja mini. Bangunan gereja ini bisa runtuh tetapi hati kita tidak boleh runtuh. Praktek Yerusalem atau penyalahgunaan sikap yang tidak benar harus disingkirkan agar rumah gereja ini jadi tempat yang layak untuk berjumpa dengan Tuhan Yesus, ” ujar Uskup Dominikus dalam kotbahnya di hadapan umat.

Dalam kesempatan ini Uskup Dominikus minta kepada umat Atambua untuk tetap merasa kerasan di rumahnya sendiri sekaligus menyinggung banyaknya TKI dan TKW yang pergi keluar negeri selain karena mencari uang juga tidak kerasan dengan tanah airnya atau rumahnya sendiri.

Misa pentahbisan paroki gereja stella maris atapupu yang berlangsung selama 4 jam dari pukul 09.00 wita hingga pukul 13.00 wita ini dihadiri oleh puluhan imam diosesan dan imam religius yang berkarya di keuskupan Atambua, para suster, bruder, frater, diakon, asisten 3 administrasi sekda propinsi NTT, kakanwil depag propinsi NTT, wakil ketua DPRD propinsi NTT drs. Anselmus Tallo SE, Sekda Belu Petrus Bere MM, para pejabat SKPD kabupaten Belu, tokoh agama dan tokoh masyarakat serta para donatur dan dermawan yang membangun gereja atapupu. Sebagian besar para donatur berasal dari pulau Jawa seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Malang dan Situbondo serta kupang dan Atambua.

Dalam perayaan ekaristi ini juga dilakukan upacara penguburan relikwi Sta. Klara dari Assisi di altar. Altar tersebut didedikasikan bagi Sta. Klara dari Assisi yang begitu luar biasa berdevosi terhadap sakramen ekaristi. Di dalam gereja terdapat 12 tiang penyangga sebagai lambang 12 rasul.

Gereja yang dibangun sejak awal tahun 2005 tersebut memakan dana sebesar 3. 581.000.000 rupiah dengan bantuan donatur dari pulau Jawa sebesar 1. 400.000.000 rupiah, Kementrian Agama RI sebesar 50 juta rupiah, para guru PNS agama katolik kabupaten Belu sebesar 96 juta rupiah, pengusaha Wilibrodus Lay sebesar 150 juta rupiah, Pemda Belu sebesar 40 juta rupiah, donatur kupang sebesar 45 juta rupiah, serta swakarya umat sebesar 400 juta rupiah serta swakarya uang real umat sebesar 750 juta.

Pentahbisan gereja yang bertepatan dengan dies natalis 129 tahun paroki Atapupu ini dihadiri pula umat dari keuskupan Maliana Timor Leste tepatnya paroki St. Antonius Balibo serta beberapa pastor Diosis Maliana.
Paroki Atapupu merupakan paroki tertua dikeuskupan Atambua yang berdiri pada 1 Agustus 1883 berdasarkan surat keputusan jenderal Hindia Belanda di Batavia. Pada 31 juli  1883 mengangkat P. Jacobus Craaijvanger SJ sebagai pastor pertama paroki Atapupu. Dalam usianya 129 tahun, telah dibangun sebanyak 5 kali gereja paroki atapupu.

Gereja pertama didirikan oleh P. Jacobus Craaijvanger SJ pada 1883. Gereja kedua atapupu dibangun oleh P. Van Swieten SJ di Ularo pada 1896. Gereja ketiga atapupu dibangun oleh imam SVD di Ularo. Gereja keempat dibangun oleh P.Yohanes Deuling SVD di Fatuluka pada tahun 1972 dan gereja kelima atapupu dibangun oleh Rm. Maximus Aloisius Bria Pr dan Rm. Yoris Samuel Giri Pr pada tahun 2012.

Pada tahun 1883 hingga tahun 1913 paroki atapupu dibawah pimpinan para imam Jesuit sebagai peletak dasar misi pulau Timor yakni oleh P. Jacobus Craaijvanger SJ, P. Hendrik Jansen SJ, P. Van Swieten SJ, P. Van de Velden SJ, P. Adrianus Mathijsen SJ, P. Jan Kremer SJ, P. Meraryven Thiel SJ, P. Jan Erthameyer SJ, P. Van De Putten SJ. Pada tahun 1913 imam-imam Jesuit menyerahkan tongkat misi tanah Timor ke tangan imam-imam SVD.

Umat paroki atapupu saat ini berjumlah 12.394 jiwa dalam 2.823 KK yang tersebar di 38 lingkungan terbagi dalam 135 KUB dengan 4 stasi yakni stasi pusat, stasi  St. Theodorus Silawan, stasi seroja serta stasi Lakafehan. Dari paroki ini telah lahir para imam seperti P. Stanislaus Besin SVD (1970), Rm. Dominikus Metak Pr (1974), P. Martinus Tali Meta SVD dan P. Silvester Asa CICM (2000), P. Daniel Pola Moruk SVD (2007), P. Gabriel Muki De Rozario SVD (2009), Rm. Pasqual Marques Pr (2011), ada 36 suster, 2 bruder, 1 frater BHK, 12 frater calon imam dan 6 seminaris.

Gereja baru dengan ukuran 38’5 x25 m2, yang dikerjakan secara gotong royong oleh umat sejak 1 agustus 2005 dengan perhitungan biaya awal Rp.993.037.000, namun kemudian terjadi perubahan perhitungan biaya menjadi Rp.1.245.400.000. Biaya pembangunan dibagi secara bijaksana kepada seluruh umat yang berdomisili di pusat paroki dengan sistim penyetoran secara bertahap,dan kini pembangunan gereja sudah hampir selesai dengan menghabiskan biaya sebesar Rp.858.364.000.  Sementara yang masih menjadi focus perhatian  saat ini adalah pemasangan kusen, instalasi listrik, sound system, Altar dan bangku dan kebutuhan interior lainnya.

Sumber, Sesawi.net
                http://aklahat.wordpress.com
                http://www.timorexpress.com

Latest Stories

Blogroll New

Text Widget


Iklan ini milik Chelsea Net

Recent news

Iklan ini milik toko Merlin

About Us

Proudly Powered by Blogger.